Selasa, 01 November 2016

Wisata Halal Lombok Sumbawa

‘’ Wisata Halal Lombok Sumbawa’’

            Dengan semakin majunya teknologi saat ini yang memudahkan kita dalam beraktivias, tak terkecuali jika kita ingin melakukan perjalanan jauh. Tak usah khawatir wahai saudaraku.. tak usah khawatir jika hal ini akan mengurangi pahala kita. Justru islam telah memberi solusi tepat untuk menangani hal ini. Bukankah itu lebih baik wahai saudaraku? Kita adalah makhluk pedagogic yang membutuhkan interaksi social, kebahagiaan dan menikmati keindahan alam sembari megucapkan rasa syukur kita kepada sang pencipta.
            Buatlah berita Anda sendiri! Beberapa kaum muslim menginginkan agar ada terobosan terbaru dalam berwisata. Kita adalah kumpulan dari perbedaan yang akan mengisi bumi ini dengan perbedaaan yang baik pula. Hal itu dapat dianalogikan dengan wisatawan muslim yang dalam berwisata itu ingin memiliki tujuan yang baik pula. Adapun perkembangannya bisa di lihat di beberapa Negara. Contoh seperti Negara Malaysia, yang saya kutip dari Jurnal Tourism dan Hospitalas Manajemen  Juni 2014, Vol. 2, Tidak (Ada). 1, pp. 63-77  ISSN: 2372-5125 ( Cetakan), 2372-5133 ( Online)  Hak Cipta© Author(S). 2014. Hak Cipta Dilindungi.  Diterbitkan oleh Institut Riset Amerika untuk Policy Pengembangan, menyatakan bahwa adanya motivasi yang muncul dalam umat islam tentang pengembangan wisata halal. Tak kecuali di Indonesia sendiri. Melihat potensi muslim dengan populasi terbesar di Negara kita, hal ini menyebabkan beberapa muslim menyadari bahwa harus ada potensi yang kita kembangan melalui wisata halal.
            Pengertian pariwisata. Menurut Prof. Salah Wahab dalam Oka A Yoeti (1994, 116.). Pariwisata dalah suatu aktivitas manusia yang dilakukan secara sadar yang mendapat pelayanan secara bergantian diantara orang-orang dalam suatu Negara itu sendiri/ diluar negeri, meliputi pendiaman orang-orang dari daerah lain untuk sementara waktu mencari kepuasan yang beraneka ragam dan berbeda dengan apa yang dialaminya, dimana ia memperoleh pekerjaan tetap.
            Di masa dahulu, sebelum kenabian Rasulullah SAW, safar atau siyaahah dikaitkan dengan penyiksaan diri oleh seseorang-sengaja berpayah-payah melakukan perjalanan demi menjahui dunia. Ketika islam dating, maka diperkenalkan nilai-nilai mulia yang dapat dikandung dalam sebuah perjalanan. Misalnya: siyaahah untuk beribadah. Untuk berhaji dan umroh, kita memerlukan persiapan yang matang. Baik itu secara fisik, ekonomi maupun kondisi rohani kita. Apalagi ditambah dengan cuaca panas di Negara Mekkah. Siyaahah untuk berilmu, perjalanan-perjalanan hebat yang di tempuh Rasulullah SAW beserta sahabatnya untuk mencari dan menuntut ilmu. Banyak hikmah yang dapat dipetik dari kata negeri Cina di sini. Pertama, negeri atau kekaisairan yang populer di kalangan awam pada saat itu adalah Romawi dan Kisra. Jarak kekuasaan kedua kekaisaran ini tidaklah terlalu jauh dari dunia Islam. Bahkan Rasulullah sendiri pernah menuliskan surat untuk mereka dan kerajaan dan kekaisaran lain. Wal hasil, nabi ingin memberitakan kepada Ummat Islam bahwa ada negeri lain yang juga sudah memiliki peradaban yang maju. Siyaahah untuk mengagumi dan merenungkan penciptaan Allah, akhir dari tujuan safar adalah mengagumi dan merenungkan penciptaan Allah dengan segala kemahaBesarNya kita bisa mensyukuri nikmat Allah dan mempertebal keimanan kita.  
            Melihat potensi alam di Indonesia berlimpah ruah dengan populasi muslim terbesar di dunia, maka pemerintah sedang gencar-gencarnya mengembangkan wisata halal di provinsi Nusa Tenggara barat. Selain keindahan alam, Nusa Tenggara Barat kaya akan kultur atau budaya masyarakat yang mendiaminya yang masih begitu kental dengan adat istiadat yang dianut sejak zaman nenek moyang terdahulu. Adat-istiadat yang berkembang pada masyarakat NTB pada umumnya memilki fungsi yang cukup penting dalam pengamalan norma agama dan etika di samping nilai estetika atau keindahan yang dimilikinya. Sesuai dengan namanya, Sesuai dengan namanya, provinsi ini meliputi bagian barat Kepulauan Nusa Tenggara. Dua pulau terbesar di provinsi ini adalah Lombok yang terletak di barat dan Sumbawa yang terletak di timur. Ibu kota provinsi ini adalah Kota Mataram yang berada di Pulau Lombok.
            Pulau Lombok telah menjadi icon Indonesia. Dimana, hewan purba ini amsih dijaga kelestariannya di pulau Lombok. Di sana, kita akan disuguhkan lukisan alam yang tak terhingga indahnya. Ada lagi potensi dari provinsi ini, yaitu Sebagian besar Pulau Sumbawa dikenal dunia sebagai salah satu daerah penghasil tambang emas dan mineral terbesar di negara ini. Bagian barat Pulau Sumbawa yaitu di Kabupaten Sumbawa Barat terdapat terdapat salah satu investasi asing exploitasi tambang terbesar di Indonesia oleh PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT), hingga merambah bagian tengah pulau dengan wilayah tambang yang semakin melebar sampai menyentuh wilayah lain yaitu kabupaten Sumbawa dan Dompu. Pemerintah Sumbawa menyebut tanah ini "Samawa Intan Bulaeng" yang artinya Sumbawa Intan dan Emas dalam bahasa Daerah Sumbawa.
            Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat, jumlah penduduk yang beragama islam meningkat tiap tahunnya dengan percentase 5%. Untuk itulah, menyadari hal ini pemerintah mencanangkan Program Wisata Halal Sumbawa.
            Sekilas, wisata Sumbawa memilik karakteristik pariwisata yang bersifat terbuka. Artinya kawasan wisata yang sering dijadikan pilar di pulau ini adalah pantai dengan mengalihkan fungsi pantai, dari hanya yang menikmati panorama saja dan identic dengan percampuran antara laki-laki dan perempuan, maka pemerintah membuat kawasan syariah di pantai. Dengan begitu, wanita muslimah juga bisa merasakan indahnya panorama di bawah laut Sumbawa.
            Dengan berlandaskan syariah, sebagai travel agency yang pertama kali mencetuskan wisata halal, ada baiknya para muslimat untuk tidak melewatkan momen ini. Kita bisa mengekspresikan rasa syukur kita dengan mengucaapkan rasa syukur dan menjaga ekosistem laut Indonesia pada khususnya. 
'' Tulisan Ini diikutsertakan dalam Lomba Blog promosi Sumbawa 2016 yang diselenggarakan oleh GenPI Lombok Sumbawa 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar