‘’ Wisata Halal Lombok Sumbawa’’
Dengan semakin majunya teknologi
saat ini yang memudahkan kita dalam beraktivias, tak terkecuali jika kita ingin
melakukan perjalanan jauh. Tak usah khawatir wahai saudaraku.. tak usah
khawatir jika hal ini akan mengurangi pahala kita. Justru islam telah memberi
solusi tepat untuk menangani hal ini. Bukankah itu lebih baik wahai saudaraku?
Kita adalah makhluk pedagogic yang membutuhkan interaksi social, kebahagiaan
dan menikmati keindahan alam sembari megucapkan rasa syukur kita kepada sang
pencipta.
Buatlah berita Anda sendiri! Beberapa
kaum muslim menginginkan agar ada terobosan terbaru dalam berwisata. Kita
adalah kumpulan dari perbedaan yang akan mengisi bumi ini dengan perbedaaan
yang baik pula. Hal itu dapat dianalogikan dengan wisatawan muslim yang dalam
berwisata itu ingin memiliki tujuan yang baik pula. Adapun perkembangannya bisa
di lihat di beberapa Negara. Contoh seperti Negara Malaysia, yang saya kutip
dari Jurnal Tourism dan Hospitalas Manajemen Juni 2014, Vol. 2, Tidak (Ada). 1, pp.
63-77 ISSN: 2372-5125 ( Cetakan),
2372-5133 ( Online) Hak Cipta©
Author(S). 2014. Hak Cipta Dilindungi.
Diterbitkan oleh Institut Riset Amerika untuk Policy Pengembangan, menyatakan
bahwa adanya motivasi yang muncul dalam umat islam tentang pengembangan wisata
halal. Tak kecuali di Indonesia sendiri. Melihat potensi muslim dengan populasi
terbesar di Negara kita, hal ini menyebabkan beberapa muslim menyadari bahwa
harus ada potensi yang kita kembangan melalui wisata halal.
Pengertian
pariwisata. Menurut Prof. Salah Wahab dalam Oka A Yoeti (1994, 116.). Pariwisata dalah
suatu aktivitas manusia yang dilakukan secara sadar yang mendapat pelayanan
secara bergantian diantara orang-orang dalam suatu Negara itu sendiri/ diluar
negeri, meliputi pendiaman orang-orang dari daerah lain untuk sementara waktu
mencari kepuasan yang beraneka ragam dan berbeda dengan apa yang dialaminya,
dimana ia memperoleh pekerjaan tetap.
Di masa dahulu,
sebelum kenabian Rasulullah SAW, safar atau siyaahah dikaitkan
dengan penyiksaan diri oleh seseorang-sengaja berpayah-payah melakukan
perjalanan demi menjahui dunia. Ketika islam dating, maka diperkenalkan
nilai-nilai mulia yang dapat dikandung dalam sebuah perjalanan. Misalnya: siyaahah
untuk beribadah. Untuk berhaji dan umroh, kita memerlukan persiapan
yang matang. Baik itu secara fisik, ekonomi maupun kondisi rohani kita. Apalagi
ditambah dengan cuaca panas di Negara Mekkah. Siyaahah untuk berilmu, perjalanan-perjalanan
hebat yang di tempuh Rasulullah SAW beserta sahabatnya untuk mencari dan
menuntut ilmu. Banyak hikmah
yang dapat dipetik dari kata negeri Cina di sini. Pertama, negeri atau
kekaisairan yang populer di kalangan awam pada saat itu adalah Romawi dan
Kisra. Jarak kekuasaan kedua kekaisaran ini tidaklah terlalu jauh dari dunia
Islam. Bahkan Rasulullah sendiri pernah menuliskan surat untuk mereka dan kerajaan
dan kekaisaran lain. Wal hasil, nabi ingin memberitakan kepada Ummat Islam
bahwa ada negeri lain yang juga sudah memiliki peradaban yang maju. Siyaahah
untuk mengagumi dan merenungkan penciptaan Allah, akhir dari tujuan
safar adalah mengagumi dan merenungkan penciptaan Allah dengan segala kemahaBesarNya
kita bisa mensyukuri nikmat Allah dan mempertebal keimanan kita.
Melihat potensi alam di Indonesia
berlimpah ruah dengan populasi muslim terbesar di dunia, maka pemerintah sedang
gencar-gencarnya mengembangkan wisata halal di provinsi Nusa Tenggara barat. Selain
keindahan alam, Nusa Tenggara Barat kaya akan kultur atau budaya masyarakat
yang mendiaminya yang masih begitu kental dengan adat istiadat yang dianut
sejak zaman nenek moyang terdahulu. Adat-istiadat yang berkembang pada
masyarakat NTB pada umumnya memilki fungsi yang cukup penting dalam pengamalan
norma agama dan etika di samping nilai estetika atau keindahan yang
dimilikinya. Sesuai dengan namanya, Sesuai dengan namanya, provinsi ini meliputi
bagian barat Kepulauan Nusa
Tenggara. Dua pulau terbesar di provinsi ini adalah Lombok yang terletak di barat dan Sumbawa yang terletak di timur. Ibu kota
provinsi ini adalah Kota Mataram yang berada di Pulau Lombok.
Pulau
Lombok telah menjadi icon Indonesia. Dimana, hewan purba ini amsih dijaga
kelestariannya di pulau Lombok. Di sana, kita akan disuguhkan lukisan alam yang
tak terhingga indahnya. Ada lagi potensi dari provinsi ini, yaitu Sebagian besar Pulau Sumbawa dikenal dunia sebagai salah satu
daerah penghasil tambang emas dan mineral terbesar di negara ini. Bagian barat
Pulau Sumbawa yaitu di Kabupaten Sumbawa Barat terdapat terdapat salah satu
investasi asing exploitasi tambang terbesar di Indonesia oleh PT. Newmont Nusa
Tenggara (PT. NNT), hingga merambah bagian tengah pulau dengan wilayah tambang
yang semakin melebar sampai menyentuh wilayah lain yaitu kabupaten Sumbawa dan
Dompu. Pemerintah Sumbawa menyebut tanah ini "Samawa Intan Bulaeng"
yang artinya Sumbawa Intan dan Emas dalam bahasa Daerah Sumbawa.
Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi
Nusa Tenggara Barat, jumlah penduduk yang beragama islam meningkat tiap
tahunnya dengan percentase 5%. Untuk itulah, menyadari hal ini pemerintah
mencanangkan Program Wisata Halal Sumbawa.
Sekilas, wisata Sumbawa memilik
karakteristik pariwisata yang bersifat terbuka. Artinya kawasan wisata yang
sering dijadikan pilar di pulau ini adalah pantai dengan mengalihkan fungsi
pantai, dari hanya yang menikmati panorama saja dan identic dengan percampuran antara
laki-laki dan perempuan, maka pemerintah membuat kawasan syariah di pantai. Dengan
begitu, wanita muslimah juga bisa merasakan indahnya panorama di bawah laut
Sumbawa.
Dengan berlandaskan syariah, sebagai
travel agency yang pertama kali mencetuskan wisata halal, ada baiknya para
muslimat untuk tidak melewatkan momen ini. Kita bisa mengekspresikan rasa
syukur kita dengan mengucaapkan rasa syukur dan menjaga ekosistem laut
Indonesia pada khususnya.
'' Tulisan Ini diikutsertakan dalam Lomba Blog promosi Sumbawa 2016 yang diselenggarakan oleh GenPI Lombok Sumbawa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar